Twitter
LinkedIn
YouTube
Facebook

Instalasi Ubuntu Desktop 15.04

UbDesk15-021-StlahLogin-02

Pada tanggal 23 April 2015, Cannocal dan tim Ubuntu merilis Ubuntu 15.04 yang diberi kode ‘Vivid Vervet’. Secara sekilas bila kita melihat tampilan Ubuntu 15.04, sepertinya tidak ada bedanya dengan Ubuntu 14.10 yang diberi kode ‘Utopic Unicorn’ (yang saya belum juga sempat menulis artikel tentangnya). Dari tampilan pertamanya, janganlah hal itu membuat Anda tertipu. Ada beberapa perubahan yang dibuat dalam Ubuntu 15.04, khususnya aplikasi standard yang disertakan dalam setiap versi Ubuntu, sudah versi yang terkini, seperti Web-browser Firefox 37, Libreoffice 4.4, email client seperti Thunderbird 38.2, video player yang bernama Totem 3.14.1, music player yang bernama Rhytmbox 3.1, dan masih ada lagi yang lainnya. Kernel Ubuntu 15.04 juga sudah yang terbaru, yaitu kernel 3.19.3 yang sebelumnya direncanakan Linux kernel 4.0 tapi tidak jadi, muncul akan digunakan pada rilis Ubuntu berikutnya.

Seperti proses instalasi distro Linux lain pada umumnya, sebelum melakukan proses instalasi pastikan hard disk Anda sudah memiliki ruang kosong untuk dipartisi. Ukuran partisi yang diperlukan minimal 10 GB. Pastikan Anda telah melakukan proses backup data terlebih dahulu sebelum melakukan proses instalasi, khususnya bila sudah ada Operating System lain di dalam hard disk anda.

Untuk menginstall Ubuntu Desktop 15.04 (Vivid Vervet) langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Dapatkan CD/DVD Ubuntu Desktop 15.04 dengan mendownload file iso-nya di alamat http://releases.ubuntu.com/15.04/ dengan menyesuaikan dengan arsitektur komputer Anda, yang 32 bit atau 64 bit. Anda bisa juga memesan file iso-nya pada kami lewat email di bosimanurung@gmail.com.

2. Setelah mendapatkan CD/DVD Ubuntu ataupun membakar file iso-nya ke CD/DVD, masukkanlah CD/DVD Ubuntu ke dalam optical drive komputer Anda, restartlah komputer Anda sampai muncul tampilan pilihan ‘Try Ubuntu’ untuk Live CD/DVD Ubuntu tanpa menginstallnya ke hard disk dan ‘Install Ubuntu’ untuk menginstallnya ke dalam hard disk.
UbDesk15-001

3. Kemudian muncul tampilan ‘Preparing to Install Ubuntu’, yaitu persiapan untuk instalasi Ubuntu. Klik saja continue. Tapi lebih baik koneksi internetnya diputus saja dahulu, supaya proses instalasi bisa berjalan lebih cepat. Internet bisa dinyalakan nanti ketika akan menginstall paket-paket Ubuntu lainnya.
UbDesk15-002

4. Pada tampilan ‘Installation type’, pilihlah cara instalasi yang ingin Anda lakukan. Apakah Anda akan menghapus data yang ada di dalam hard disk dan kemudian menginstall Ubuntu, seperti pada pilihan pertama? Atau Anda akan memilih pilihan ‘Something else’, untuk mengatur partisi-partisi yang ada? Kita pilih ‘Something else’ saja.
UbDesk15-003

5. Bila tampilannya seperti di bawah ini, klik tombol ‘New Partition Table’ saja. Tapi bila ada pilihan ‘free space’ karena hard disk sudah ada yang dipartisi, pilih ‘free space’ saja.
UbDesk15-004-lalu-klik-new-partition-table

6. Kemudian klik tombol ‘continue’ saja.
UbDesk15-005-klik-continue

7. Lalu klik pada ‘free space’, kemudian klik tanda ‘+’ untuk membuat/menambah partisi baru.
UbDesk15-006-lalu-klik-tanda-plus

8. Kita akan membuat partisi root. Pada ‘Size’ isilah berapa jumlah MB yang diinginkan. Pada contoh ini kita mengisinya menjadi 21000 MB. Ini memaksudkan kira-kira berjumlah 21 GB. Pada ‘Type for the new partition’ pilih ‘Primary’. Pada ‘Location for the new partition’ pilih ‘Beginning of this space’. Pada ‘Use as’ pilihlah ‘Ext4′. Dan pada ‘Mount point’ pilihlah ‘/’ yaitu simbol root. Kemudian klik tombol ‘Ok’.
UbDesk15-007-create-partition-root

9. Kemudian akan terllihat hasil partisi root yang kita buat tadi. Kini kita lanjutkan untuk membuat partisi /home tempat untuk menyimpan data. Klik pada ‘free space’, lalu klik tanda ‘+’ untuk membuat/menambah partisi baru.
UbDesk15-008-Stlh-create-partisi-root-klik-plus-lgi

10. Lalu pada ‘Size’ isilah berapa jumlah MB yang diinginkan. Pada contoh ini kita mengisinya menjadi 11000 MB. Ini memaksudkan kira-kira berjumlah 11 GB. Pada ‘Type for the new partition’ pilih ‘Logical’, yang akan selalu terikat ada partisi Primary. Jika partisi primary dihapus, berarti partisi logical juga akan terhapus. Pada ‘Location for the new partition’ pilih ‘Beginning of this space’. Pada ‘Use as’ pilihlah ‘Ext4′. Dan pada ‘Mount point’ pilihlah /home’. Kemudian klik tombol ‘Ok’.
UbDesk15-009-create-partiis-home

11. Kemudian akan terllihat hasil partisi yang kita buat tadi(partisi root dan home). Kini kita lanjutkan untuk membuat partisi Swap tempat untuk menjadi sebagian ruang di hard disk menjadi memory tambahan. Klik pada ‘free space’, lalu klik tanda ‘+’ untuk membuat/menambah partisi baru.
UbDesk15-010-hasil-partisi-home-then-klik-freeSpace-dan-tandaPlus

12. Di tampilan ‘Create partition’, pada ‘Size’ isilah berapa jumlah MB yang diinginkan. Pada contoh ini kita mengisinya menjadi 2360 MB. Ini memaksudkan kira-kira berjumlah 2,3 GB. Pada ‘Type for the new partition’ pilih ‘Logical’, yang akan selalu terikat pada partisi Primary. Jika partisi primary dihapus, berarti partisi logical juga akan terhapus. Pada ‘Location for the new partition’ pilih ‘Beginning of this space’. Pada ‘Use as’ pilihlah ‘swap area’. Kemudian klik tombol ‘Ok’.
UbDesk15-011-createPartisiSwap-pd-Use-as-pilih-Swap

UbDesk15-012-StlahPilihSwap

13. Kemudian akan terllihat hasil partisi yang kita buat tadi(mulai partisi root sampai dengan swap). Kini kita lanjutkan dengan mengklikk tombol ‘Install Now’ untuk memulai proses instalasinya.
UbDesk15-013-hasil-create-partisi-Swap-then-klik-install-now

14. Pada tampilan ‘Write the changes to disks?’, klik tombol ‘continue’.
UbDesk15-014-Write-changes-to-disks

15. Kemudian kliklah dimana tempat kita berada, yaitu ‘Jakarta’.
UbDesk15-015-PilihKotaJakarta

16. Pada tampilan ‘Keyboard layout’, klik saja tombol ‘Continue’.
UbDesk15-016-keyboard-layout

17. Kemudian isilah nama kita, nama computer kita, akun username kita, password kita, disertai konfirmasi password. Juga di bagian bawah ada pilihan, kita klik ‘Require my password to log in’ supaya selalu memasukkan password sewaktu login ke Ubuntu Desktopnya. Lalu kita klik tombol ‘Continue’.
UbDesk15-017-isiNama-dan-Login

18. Kini proses instalasi akan mulai berjalan. Anda bisa menunggu sambil menikmati secangkir kopi hangat ataupun teh manis. :)
UbDesk15-018-prosesInstalasiBerjalan

19. Setelah proses instalasi selesai, komputernya harus direstart. Kliklah tombol ‘Restart Now’
UbDesk15-019-installationComplete-restartNow

20. Setelah proses restart komputer, akan muncul GRUB yang berisi daftar sistem operasi yang ada di dalam hard disk. Pilihlah sistem operasi Ubuntu yang baru saja kita install tadi, biasanya pada baris yang paling atas. Lalu akan terlihat tampilan fresh hasil instalasi tadi. Masukkan password dari user yang kita buat tadi.
UbDesk15-020-StartLogin

21. Kemudian tampillah area kerja Desktop dari user yang dibuat tadi.
UbDesk15-021-StlahLogin

Selamat mencoba!


Leave a Reply